Rukun Tetangga (RT) adalah lembaga kemasyarakatan yang dibentuk Pemerintah Desa sebagai bagian wilayah administrasi Desa untuk memelihara dan melestarikan nilai-nilai kehidupan yang berdasarkan kegotongroyongan kekeluargaan, membantu meningkatkan kelancaran tugas pemerintah, pembangunan dan kemasyarakatan di Desa/Kelurahan serta meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembangunan.
Dalam rangka pelaksanaan pelayanan administrasi pemerintahan dan kemasyarakatan oleh RT, setiap Pemerintah Desa melakukan pemetaan wilayah administrasi.
Pembentukan RT di Desa atau Kelurahan memiliki tujuan-tujuan tertentu yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kedudukannya yang berada di lingkup terkecil dari suatu wilayah administrasi di Desa/Kelurahan, selalu berhadapan langsung dengan masyarakat, sehingga mempunyai peran dan fungsi yang sangat strategis bagi menjalankan fungsi-fungsi pemerintahan di tingkat Desa/Kelurahan.
Tujuan Tugas dan Fungsi RT
Berikut Tugas dan Fungsi RT di desa/Kelurahan menurut Perbup 36/2020
Tujuan pembentukan RT adalah :
- Melestarikan nilai-nilai budaya gotong royong di masyarakat;
- Memelihara nilai-nilai kekeluargaan dalam kehidupan bermasyarakat;
- Membantu serta meningkatkan kinerja pemerintah di wilayah Kelurahan;
- Meningkatkan kelancaran pelayanan masyarakat dalam wilayah Kelurahan; dan
- Melaksanakan kegiatan untuk menunjang kesejahteraan masyarakat dengan mengembangkan potensi swadaya masyarakat yang ada.
Tugas RT adalah :
- Menyusun rencana kerja;
- Membantu dalam menyediakan data kependudukan dan perizinan;
- Membantu pelaksanaan pendataan kependudukan;
- Membantu pelayanan administrasi pemerintahan;
- Membantu penyelesaian permasalahan masyarakat;
- Membantu terwujudnya ketentraman dan ketertiban;
- Mengembangkan aspirasi masyarakat dan memotivasi kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi aktif mengikuti dan menyampaikan pendapat pada forum rapat musyawarah RT;
- Mengoordinasikan masyarakat dalam perencanaan dan pembangunan;
- Menghubungkan antar warga masyarakat dan antara masyarakat dengan Pemerintah Kelurahan dan/atau Pemerintah Daerah melalui pertemuan yang dihadiri kepala keluarga di wilayah RT setempat untuk menyampaikan dan menerima informasi pembangunan;
- Menggerakkan gotong royong, potensi swadaya dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan;
- Menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan kepada Lurah;
- Melaksanakan pengelolaan administrasi kelembagaan; dan
- Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Lurah
Adapun Fungsi RT adalah :
- Pendataan kependudukan dan pelayanan administrasi pemerintahan lainnya;
- Pemeliharaan keamanan, ketertiban dan kerukunan antar warga;
- Pembuatan gagasan dalam pelaksanaan pembangunan dengan mengembangkan aspirasi dan swadaya murni masyarakat;
- Penggerak swadaya gotong royong dan partisipasi masyarakat di wilayahnya.
Banyak dan tidak mudah, itulah tugas yang dilaksanakan lembaga Rukun Tetangga (RT) di Desa. Biasanya, untuk menjalankan fungsinya secara kelembagaan RT akan membentuk pengurus RT yang dipimpin oleh seorang ketua RT.
Keberfungsian RT yang optimal di tengah masyarakat, membuat kegiatan kemasyarakatan, pembangunan, pemberdayaan dan pembinaan di Desa berjalan lebih baik dan terselenggara dengan lebih optimal.
DAFTAR NAMA PENGURUS RUKUN TETANGGA (RT)
DESA PERHENTIAN LUAS
| NO | NAMA | JABATAN | KETERANGAN |
| 1 | ARIL AHMAD | Ketua RT 1 | |
| 2 | ALMUNIR | Ketua RT 2 | |
| 3 | JUMADI | Ketua RT 3 | |
| 4 | DARWIS | Ketua RT 4 | |
| 5 | ARISMAN | Ketua RT 5 | |
| 6 | ISMAN | Ketua RT 6 | |
| 7 | RIO STAR | Ketua RT 7 | |
| 8 | RIDO ISKANDAR | Ketua RT 8 | |
| 9 | SAPRI | Ketua RT 9 | |
| 10 | SUDARMAJI | Ketua RT 10 | |
| 11 | MARTUNUS | Ketua RT 11 | |
| 12 | RUDI | Ketua RT 12 | |
| 13 | JUSAN | Ketua RT 13 | |
| 14 | AZWAR | Ketua RT 14 | |
| 15 | SEPRI HERMIS | Ketua RT 15 | |
| 16 | MUSPRIADI | Ketua RT 16 | |
| 17 | ZET SURYA | Ketua RT 17 | |
| 18 | RASIMIN | Ketua RT 18 |