Perhentian Luas, 1 Juli 2026 - Pertemuan kedua Sosialisasi Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kuantan Singingi di Desa Perhentian Luas merupakan bagian dari upaya meningkatkan pemahaman komunitas statistik desa mengenai pentingnya pengelolaan data statistik yang berkualitas. Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Pembina Desa Cantik BPS Kabupaten Kuantan Singingi, Pemerintah Desa Perhentian Luas, perangkat desa, serta pihak-pihak terkait yang berperan dalam pengelolaan data desa. Sosialisasi berlangsung secara interaktif dengan membahas berbagai aspek penguatan tata kelola data di tingkat desa.
Pada pertemuan ini, tim dari BPS Kabupaten Kuantan Singingi memberikan pendalaman materi mengenai teknik, pengolahan, penyajian, dan pemanfaatan data statistik desa. Peserta juga diberikan pemahaman tentang pentingnya data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, serta sesuai dengan kaidah statistik. Materi tersebut bertujuan agar aparatur desa mampu menghasilkan data yang berkualitas sebagai dasar dalam penyusunan program dan kebijakan pembangunan.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai kendala yang dihadapi dalam pengelolaan data di Desa Perhentian Luas. Peserta diberi kesempatan untuk menyampaikan pengalaman serta permasalahan yang ditemui dalam proses pendataan. Tim BPS memberikan arahan dan solusi praktis agar pengelolaan data desa dapat dilakukan secara lebih efektif, sistematis, dan berkelanjutan.
Melalui pertemuan kedua Sosialisasi Desa Cinta Statistik ini, diharapkan kapasitas komunitas statistik Desa Perhentian Luas dalam mengelola data statistik semakin meningkat. Dengan tersedianya data yang berkualitas, pemerintah desa dapat menyusun perencanaan pembangunan, mengambil keputusan, serta mengevaluasi program secara lebih tepat sasaran. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara BPS Kabupaten Kuantan Singingi dan Pemerintah Desa Perhentian Luas dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang berbasis data.